
KOMPETISI,itulah yang membuat semuanya berbeda. Ibarat sebuah tempat yang ingin didapatkan oleh semua orang, tetapi yang tempat itu cuman tersedia hanya untuk 1,2,hingga 5 saja. Indonesia dengan proyeksi jumlah penduduk pada tahun 2005 mencapai 219.852.000 jiwa (sumber : http://demografi.bps.go.id/ ) tentunya akan semakin sengit dalam perebutan lapangan pekerjaan. Bayangkan saja dengan jumlah pengangguran pada tahun 2007 sebesar 10.011.140 jiwa (sumber : http://demografi.bps.go.id/ ) akan berebut untuk memasuki dunia kerja. Sebagai contoh menyambung perbincangan tulisan blog saya Pengalaman Cari Kerja Pertama Kalinya part 2, di sana ada kegiatan ke Job Expo atau Job fair. memang kegiatan sepeti itu sangat membantu, tetapi kalo datang ke sana pesertanya membludak. Anda akan sangat berdesakan, belum masuk ke gedung tempat mencari kerja saja sudah mengantri dan berkeringat, jadi teringat dosen Entrepreneurship pas waktu kuliah, menampilkan foto para Job Seeker berdesak-desakan untuk masuk, selain itu ada tulisan mau cari kerja malah keluar uang...dulu waktu pas kuliah sih saya belum kepikiran bakal jadi orang yang mengantri seperti itu.
Setelah kita melihat fakta, dari jumlah penduduk Indonesia hingga jumlah pengangguran, marilah kita fokus lagi, jadi sebenarnya lapangan kerjanya yang sedikit? atau memang keahliannya tidak sesuai? pengalaman saya waktu ke job Expo atau bursa kerja sebagainya, sebenarnya banyak warga Indonesia ini yang sudah memiliki pendidikan yang cukup, rata-rata yang datang lulusan SMA/SMK, D-1 hingga D-3, S-1, dan S-2. Rata-rata mereka membawa ijazah, CV, transkrip, ketiga dokumen ini adalah syarat administratif paling sederhana yang dibutuhkan untuk melamar ke suatu instansi atau perusahaan. Semua orang juga berpikiran seperti ini sehingga antara satu orang dengan orang lain tidak memiliki ciri khas yang berbeda antara satu sama lain. Saya pernah mencoba, menyelipkan sertifikat TOEFL yang saya miliki, beberapa perusahaan ada yang cukup memerhatikan, sangat memerhatikan, bahkan ada yang tidak peduli sama sekali. Akan tetapi hal ini lebih baik daripada hanya ketiga dokumen utama yang disebutkan di atas. Selain itu, pencantuman bukti pengalaman organisasi memang perlu dicantumkan, pasalnya ada beberapa perusahaan yang melihat sisi positif tersebut sebagai, tingkatan kekuatan pelamar dalam beradaptasi dan menghadapi tekanan pada masa kerja nanti. Hal ini penting dimiliki oleh pelamar yang bersifat fresh graduate, bagi pelamar yang sudah memiliki pengalaman sih enak aja bisa menceritakan pengalaman kerja mereka sebelumnya. Masih ada yang kurangkah? Ya tentu saja, sebaiknya Anda berpakaian semi formal atau formal pada saat diadakan bursa kerja, Why ? beberapa perusahaan seringkali melakukan sortir atau seleksi administrasi langsung pada hari-H sehingga seleksi ke-2 setelah administrasi seperti psikotest hingga FGD pun terkadang langsung dilaksanakan. Bukan merupakan suatu hal yang memalukan jika Anda berpakaian rapi karena hal tersebut menambah penilaian positif dilihat dari sisi kerapihan oleh penguji. Mungkin itu sedikit penambah informasi bagi Anda yang selama ini hanya memasukkan ketiga dokumen seperti, fotokopi ijazah, transkrip, dan CV. itu memang kebutuhan dasar, tetapi kebutuhan yang lain seperti yang saya sebutkan sebagai tambahan sangat penting untuk memberikan ciri khas, bahwa Anda pelamar yang berbeda dibandingkan dengan pelamar yang lain.
Selain hal di atas, di luar konteks obrolan kita ya, sebenarnya lapangan pekerjaan di Indonesia itu tidak kurang, hal ini ditandaskan oleh salah satu dosen brevet saya, Dia berkata, "Yang salah di Indonesia itu, rata-rata pendidikan tidak memiliki keahlian yang tepat dengan lapangan pekerjaan", Pendidikan di Indonesia itu terlalu general sehingga tidak memiliki ciri khas antara satu orang dengan orang lain. Saran Beliau bener juga sih setelah saya dengar dan pahami, saya pun menyarankan kepada Anda, JIKA ANDA KULIAH,SEKOLAH DAN SEBAGAINYA PILIHLAH BIDANG YANG MERUPAKAN KEAHLIAN ATAU PROFESI, HAL INI BISA MEMBERIKAN NILAI TAMBAH KEPADA ANDA DIBANDINGKAN DENGAN RIBUAN BAHKAN JUTAAN TENAGA KERJA LAINNYA. WALAUPUN TEMAN ANDA DI PROFESI TERSEBUT BANYAK DALAM KUANTITAS, YANG ANDA KEJAR IALAH KUALITAS DIRI ANDA. SEPROFESIONAL APAKAH ANDA?
sumber foto : foto.detik.com


















